Selasa, 15 April 2014

Pengertian Pendidikan (Mata kuliah ANDRAGOGI)

PENGERTIAN PENDIDIKAN

A.    PENDAHULUAN
Pengertian pendidikan ini dimaksudkan untuk menjelaskan tentang beberapa pengertian yang berhubungan dengan pendidikan orang dewasa sehingga mahasiswa dapat mengetahui ruang lingkup materi yang akan di pelajari selanjutnya.
Sehubungan dengan istilah pendidikan orang dewasa, sering muncul pertanyaan, misalnya apa yang dimaksud dengan pendidikan orang dewasa, Apa perbedaannya dengan pendidikan yang lain, bagaimana kaitannya dengan sistem pendidikan nasional, dan sebagainya. Pertanyaan - pertanyaan seperti ini tentunya perlu mendapat jawaban yang jelas.
Berikut akan saya coba uraikan tentang pengertian pendidikan  yang terdiri dari beberapa jenis pendidikan, pengertian sistem pendidikan nasional, pengertian pendidikan formal, pendidikan non-formal, pendidikan informal, dan pengertian pendidikan orang dewasa.

B.     JENIS PENDIDIKAN
Terdapat beberapa jenis pendidikan antara lain ;
·         Pendidikan Massal
·         Pendidikan Masyarakat
·         Pendidikan Dasar
·         Penyuluhan
·         Pengembangan Masyarakat
·         Pendidikan Seumur Hidup
·         Pendidikan Formal, informal, dan nonformal.


Berikut penjelasan singkat tentang beberapa jenis pendidikan, yang akan dibahas:
1.      Pendidikan Massal
Menurut Faisal (1981), Pendidikan Massal (Massal Education) metupakan kegiatan pendidikan yang terdapat di masyarakat dengan sasaran individu dan orang dewasa yang mengalami ketelantaran pendidikan.

2.      Pendidikan Masyarakat
Pendidikan Masyarakat (Community Educations) merupakan suatu gerakan pendidikan yang ditujukan bagi persekutuan-persekutuan hidup sehingga mereka mempunyai pandangan, sikap, kebiasaan, dan kemampuan tertentu.

3.      Pendidikan Dasar
Pendidikan dasar (fundamental educations) adalah suatu gerakan pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan perikehidupan masyarakat, di bidang sosial ekonomi melalui pendidikan minimum. Sasarannya adalah pria, wanita, pemuda, orang dewasa, anak-anak di daerah terbelakang sehingga anggota masyarakat menjadi lebih mampu menyesuaikan diri dan mengembangkan lingkungannya (Faisal, 1981; Joesof, 1992).

4.      Penyuluhan
Penyuluhan ( Extentions ) ialah sebuah gerakan pendidikan bimbingan, an penyuluhan kepada masyarakat yang dilakukan oleh lembaga pendidikan tinggi/kejuruan menengah bekerja sama dengan instansi pemerintahan yang relevan.

5.      Pengembangan Masyarakat
Menurut Faisal (1981), pengembangan masyarakat (Community development) digunakan untuk menjelaskan usaha, proses, atau gerakan yang dimaksudkan agar masyarakat sebagai suatu sistem dapat berkembang, dan dapat menolong diri sendiri untuk meningkatkan kualitas hidupnya dibidang ekonomi dan sosial.

6.      Masyarakat Belajar
Masyarakat belajar (Learning society) menunjuk pada kenyataan bahwa warga masyarakat secara aktif menggali pengalaman belajar di dalam setiap segi kehidupannya.

7.      Pendidikan seumur Hidup
Pendidikan seumur hidup (lifelong education) digunakan untuk menjelaskan suatu kenyataan, kesadaran, asas, dan harapan baru bahwa proses dan kebutuhan pendidikan berlangsung sepanjang  hidup manusia. Slogan pendidikan seumur hidup adalah tidak ada kata “terlambat”, “terlalu tua”, atau “terlalu dini” untuk belajar.


C.     PENGERTIAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

            Sistem pendidikan nasional menurut Undang – Undang  RI No.20 Tahun 2003 di defenisikan :
Sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.”

            Pendidikan nasional memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Ø  Memiliki komponen yang saling berhubungan satu sama lain
Ø  Komponen tersebut merupakan satu kesatuan
Ø  Mempunyai tujuan tertentu
Ø  Tujuan dapat dicapai dengan berfungsinya komponen tersebut (Fasial, 1981).

D.    PENGERTIAN PENDIDIKAN FORMAL, NONFORMAL, DAN INFORMAL

1.      Pendidikan Formal
      Menurut Undang-Undang nomor 20 tahun 2003, pendidikan formal didefenisikan sebagai : “ jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi”

2.      Pendidikan Nonformal
      Dapat didefenisikan sebagai jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstrukur dan berjenjang (Undang – Undang Nomor 20, tahun 2003)

3.      Pendidikan Informal
      Merupakan jalur pendidikan keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri (Undang – Undang nomor 20 tahun 2003).


E.     PENDIDIKAN ORANG DEWASA (POD)
            Pendidikan Orang dewasa (POD) dirumuskan sebagai suatu proses yang menumbuhkan keinginan untuk bertanya dan belajar secara berkelanjutan sepanjang hidup. Belajar bagi orang desawa berhubungan dengan bagaimana mengarahkan diri sendiri untuk bertanya dan mencari jawabannya (Pannen, 1997).
            Pendidikan orang dewasa biasnya disebut Andragogy, dan pendidikan bagi anak-anak biasanya disebut Paedagogy. Pendidikan untuk anak-anak biasanya berlangsung dalam bentuk identifikasi, dan peniruan (Operant Conditioning), sedangkan pendidikan orang dewasa berlangsung dalam bentuk pengarahan diri sendiri untuk memecahkan masalah.
            Pendidikan Orang dewasa (POD) memiliki beberapa definisi, sebagai contoh, UNESCO (Townsend Coles, 1977 dalam Lanundi, 1982) mendefinisikan POD sebagai berikut :
“Keseluruhan proses pendidikan yang diorganisasikan, apapun isi, tingkatan, metodenya, baik formal, maupun nonformal, yang melanjutkan maupun menggantikan pendidikan semula disekolah,  akademi, dan universitas serta latihan kerja, yang membuat orang dianggap dewasa oleh masyarakat mengembangkan kemampuannya, memperkaya pengetahuannya, meningkatkan kualifikasi teknis atau profesionalnya, mengakibatkan perubahan pada sikap  dan perilakunya dalam perspektif rangkap perkembangan peribadi secara utuh dan partisipasi dalam pengembangan sosial, ekonomi,dn budaya yang seimbang dan bebas.”
            Defenisi tersebut memiliki penekanan ganda, yaitu : pada pencapaian perkembangan individu dan peningkatan partisipasi sosial.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar